Terima kasih karena telah mengingatkan, bagaimana sedihnya dianggap tidak pernah cukup.

Advertisements

Candu

Aku rindu naik gunung.
Naik gunung itu cape, pegel, kotor, mahal,
tapi aku senang.
Karena selalu ada pesan kehidupan terselip ditiap pendakian.
Tentang kerendahan hati, kesiapan diri, kebersaman, tolong menolong, dan bagaimana jatuh cinta kembali.
Aku jatuh cinta. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di pom bensin tanjung, pada puncak Guntur yang dengan gagah menunggu di sebelah sana, pada trek pasirnya yang memorable, pada puncak Cikuray yang bikin penasaran karena belum tergapai, pada trek tanah dan akarnya yang nyakitin dengkul, pada puncak batu Lembu dan pemandangan malamnya, pada puncak gunung Bongkok yang penuh batu-batu besar.
Jatuh, dan mencinta.
IMG_5143

Papandayan yang cantik.
DSC_1946

Trek kebun teh, Cikuray.

IMG_0069

Trek gunung Bongkok
IMG_0288.JPGBatu Lembu.
Semua ini tak lekang
dan akan selalu terkenang.

Tidak semua orang bisa langsung berbagi beban, masalah, atau kesedihan. Ada yang harus mencerna dulu, memilah mana yang bisa diceritakan dan mana yang baiknya disimpan saja. Cukup berikan dukungan dan hadir ketika ia butuh. -Adellina Fitriyani

After You Go

Beberapa hari yang lalu, gua liat dia, seruangan sama gua. Berjarak sekitar 20 meter di depan gua, terlihat sekali dia berusaha keras untuk tidak menoleh. Hati gua? jangan ditanya. Amburadul, sedikit.
I miss her, sometimes. Re-read our old convo, I feel like.. what was wrong between us?
pertanyaan yang sama, yang sampai hari ini tidak gua dapatkan jawabannya, pertanyaan yang membuat asumsi gua liar dan melebar kemana-mana, karena dia ga membiarkan gua tau kebenarannya.
kenapa? apa?
Kemudian dengerin If Ever You’re in My Arm Again covernya Johann Mendoza, trus iseng scroll chat wa. Gua belom bisa hapus chat kami. Kami, gua dan dia. We were so close before.. before what?? before something I even barely know.
Gua bukan tipe yang seneng baikan atau memperbaiki. Jadi gua pun ragu kalo gua sama dia bisa kaya dulu lagi. Walaupun sebenernya, jauh, jauh sekali di dalam hati gua, kadang rindu, bicara random, apa aja, literally apa aja. Terkadang gua ngerasa kaya punya adik perempuan, kadang kaya punya kakak perempuan, yang memang gua ga pernah punya saudara perempuan, it makes me happy, a bit more happy. Gua hapus semua foto kami di handphone, gua ga mau merasa semakin kacau kalau harus ngeliat itu tiap hari.
Sebenernya kalo dipikirin terus, ga selesai-selesai, mau sampe kapan juga gua cuma akan berputar-putar sama asumsi sendiri karena pihak keduanya tutup mulut.
Kualitas seorang teman tidak diukur dari hal-hal kasat mata, gua yakin dia tau ini. Sampai hari ini kadang gua masih merasa buruk, setidak berkualitas itukah gua sebagai seorang teman sampe pantas diperlakukan kaya gini?
Gua kehilangan? Mungkin iya awalnya, tapi mungkin juga tidak. Gua hanya ditinggal pergi seorang yang tadinya teman dan gua anggap layaknya saudara, yang gua pikir tulus, yang gua pikir ga akan meninggalkan. Dan gua sekali lagi belajar bahwa memang, bila ada yang datang, maka akan ada pula yang pergi dalam hidup.
Dia sekarang hanya seorang yang pernah datang dalam hidup gua, pernah jadi tempat gua berbagi suka dan duka, kesedihan gua sebenarnya bukan karena kepergiannya, tetapi lebih kepada kenyataan bahwa gua tidak bisa lagi percaya padanya dan gua ga bisa lagi membiarkan dia ada di hidup gua dalam bentuk apapun.

Sebuah Pengertian

Aku masih tidak mengerti cinta.
Apa-apa yang benar maupun salah.
Apa-apa yang membahagiakan dan mengecewakan.
Haruskah kenyataan mengubah rasa cinta yang lebih dulu ada?
Seharusnya tidak.
Tidak ada yang seharusnya.
Bagaikan mempelajari sesuatu yang begitu sulit. Menyerah tak mampu, namun bertahanpun tak mudah.
Maafkan kalau ternyata aku sesulit ini untuk kau cintai.
Maafkan kalau bersamaku bukanlah pengalaman terindah dalam hidupmu.
Walau pernah terpikir untuk berhenti,

Namun ketahuilah satu hal, denganmu aku tidak ingin kehilangan.

“Aku tau, kamu yang nafkahin keluarga. Aku juga tau diri kok”

Sometimes, you never know what you did to someone until the same things is done to you.
It is sad, when that twinge words comes from the person you love the most. The person that should love you, protect you, and she should be wiser than you.
You spent every single minutes to think ‘am I really that wrong?’ ‘what is my lack as a daughter?’

That words, will remain scar forever in my though, and my heart.